FASILITAS TAKSI DI PLAZA AMBARRUKMO; Budayakan Tertib dan Disiplin Antre
SLEMAN (KR) - Keberadaan Plaza Ambarrukmo yang dikedepankan sebagai ‘Dunia Barunya Yogya’, diharapkan juga dapat memberikan banyak nuansa baru bagi kehidupan masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya. Termasuk di antaranya dalam membudayakan hidup tertib dan disiplin. Hal ini, menurut Marketing Manager Plaza Ambarrukmo, Arif Fadillah, kepada KR, antara lain diwujudkan dalam penyediaan fasilitas taksi untuk pengunjung.
Taksi yang mangkal di Plaza Ambarrukmo, diatur sedemikian rupa sehingga mereka tertata rapi, tidak berebutan, dan menempati lokasi yang sudah ditentukan manajemen, yakni di depan gerbang utama plaza. Taksi-taksi tersebut antre menunggu penumpang dengan suasana yang kondusif dan nyaman. Sementara pengunjung yang akan memanfaatkan jasa taksi tinggal menuju ke tempat antrean taksi dan akan mendapatkan taksi sesuai dengan urutan. “Untuk masuk dan menurunkan penumpang pun, taksi sudah diatur sedemikian rupa sehingga tidak berebut dan semrawut,” kata Arif.
Untuk itulah, sejak awal, pihak manajemen plaza Ambarrukmo bekerjasama dan melakukan koordinasi dengan Organda DIY. Dalam hal ini, Ketua Organda DIY, Johny Parmantya menyatakan mendukung sepenuhnya konsep penataan taksi di plaza termegah di Jateng dan DIY ini. Bahkan, Johny menyatakan bahwa konsep ini baru pertama kali ini diberlakukan di Yogya. Sehingga, pihak Organda DIY telah mengatur jadwal dan melakukan pembagian yang adil terhadap taksi-taksi anggotanya yang ingin bergabung dalam penyediaan fasilitas angkutan umum di Plaza Ambarrukmo. “Jadi yang mengatur dan menentukan taksi mana yang masuk pada jam berapa, dan berapa kali frekuensinya, adalah Organda sendiri,” tambah Arif Fadillah.
Hanya saja, pihak plaza juga memberikan beberapa kriteria, di antaranya usia taksi. Sehingga, bagi taksi yang tak memenuhi syarat akan memahami dan bisa menerima manakala belum bisa bergabung.
Dengan adanya sistem antrean taksi ini, masyarakat juga diajak untuk berlatih hidup tertib dan disiplin. Dengan mendapatkan kemudahan, disiplin antre, maka diharapkan bisa membudayakan masyarakat untuk saling menghargai orang lain dan lingkungan. “Jadi, suasana antrean yang tertib dan disiplin dalam mencari taksi, bisa dijumpai di Yogya,” kata Arif.
Sumber: www.kr.co.id, 6 April 2006
