Yogyakarta City’s Transportation

June 22, 2006

PENJUALAN MOBIL TURUN 49 PERSEN; Produk Baru Keluar, Kuantitas Dikurangi

Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Bambang Trisulo, mengatakan, penjualan kendaraan bermotor pada semester I tahun 2006 ini mengalami penurunan hingga 49 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2005. Untuk meningkatkan penjualan ini, Gaikindo akan menggelar pameran otomotif berskala internasional yakni Indonesia International Motor Show/IIMS the 14th 21-30 Juli 2006 di Balai Sidang Jakarta.

Sedangkan penjualan kendaraan bermotor pada tahun 2006 juga diperkirakan sekitar 320.000 hingga 350.000 unit atau menurun dari tahun 2005 yang mencapai 500.000 unit. ”Target kami yang semula 400-500 ribu unit itu karena kita perkirakan pada bulan April dan Mei ada kenaikan. Namun yang terjadi hingga akhir Mei penjualan baru 150 ribu unit dengan penjualan tertinggi pada bulan Mei 25 ribu unit. Jadi kita hanya berani menargetkan sebesar 320.000-350.000 unit sampai akhir tahun,” kata Bambang.

Menurutnya, lesunya pasar mobil dalam negeri juga memberikan dampak terhadap penutupan tiga pabrik mobil, seperti pabrik Timor. Kapasitas produksi yang seharusnya 800 ribu unit kini hanya tinggal 320 ribu unit.

Menyinggung tentang pameran, ketua Penyelenggara pameran IIMS Wiwiek Kurnia mengatakan, selama pameran ini ditargetkan transaksi Rp 1,2 triliun. sedangkan peserta pameran ini akan diikuti 151 partisipan dari 21 agen tunggal pemegang merek (ATPM) dan 130 non-ATPM. ”kita tahu bahwa sekarang ini pasar otomotif sedang mengalami kelesuan. Namun kita harapkan total penjualan selama pameran itu di atas Rp 1,2 triliun atau lebih besar dari yang diperoleh pada tahun lalu yakni sebesar Rp 1,19 triliun,” katanya.

Dikatakan, dalam pameran mendatang, hampir semua industri otomotif akan memamerkan beberapa produk unggulan mereka serta produk terbarunya. Seperti Toyota, Audi, Suzuki, Nissan, Ford.

Masih lesunya pasar mobil juga dirasakan oleh Manajer Nissan Yogya, Johan Cahaya. Menurutnya, hingga akhir semester kedua 2006 nanti pun, masih belum bisa dipastikan kondisi akan pulih seperti semula. ”Bisa bertahan, dalam arti ada penjualan pun sudah bagus,” kata Johan, kepada KR, di kantornya, Jl Magelang, Yogya.

Namun demikian, kendati tantangan makin berat dan pasar tetap lesu, produk-produk baru mobil tetap jalan, termasuk keluaran terbaru dari Nissan. Karena, produk baru tersebut memang sudah direncanakan dan sudah ada forecast sendiri. ”Hanya saja, mungkin dalam jumlah produk atau kuantitasnya yang dikurangi,” katanya. Diakui pula akibat menurunnya omzet penjualan mobil, maka biaya operasional menjadi tidak tercover lagi dan beberapa dealer terpaksa ‘nombok’. Namun demikian Johan Cahaya mengharapkan tahun 2007 nanti, kondisi perekonomian akan membaik dan pasar mobil bisa merangkak naik pula.

Sumber: Kedaulatan Rakyat Online, 22 Juni 2006

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://yogyacity.blogsome.com/2006/06/22/penjualan-mobil-turun-49-persen-produk-baru-keluar-kuantitas-dikurangi/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Chris M